A.
PENGERTIAN
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), proposal
adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Proposal terbagi
menjadi dua macam, yaitu proposal kegiatan dan proposal penelitian. Proposal kegiatan
berkaitan dengan suatu kegiatan yang dibuat oleh sebuah kepanitiaan. Sedangkan,
proposal penelitian berkaitan dengan bidang keilmuan yang dibuat oleh seseorang
atau beberapa peneliti.
Di jenjang kali ini, yang akan menjadi fokus materi
adalah proposal kegiatan. Secara umum, proposal adalah suatu usulan kegiatan
atau rencana yang diterangkan dalam bentuk rancangan kerja secara terperinci
dan sistematis yang akan dilaksanakan atau dikerjakan. Selain itu, proposal
juga diartikan sebagai perencanaan suatu jegiatan yang disampaikan kepada
pihak-pihak tertentu yang perlu mengetahui kegiatan tersebut. Jadi, makna inti
dari proposal itu sendiri adalah suatu rancangan atau rencana atau usulan suatu
kegiatan.
B.
TUJUAN
Karena berupa usulan, proposal ini dibuat sebelum
kegiatan berlangsung. Tujuan dari pembuatan proposal adalah sebagai berikut.
Memperoleh persetujuan pihak terkait. Misalnya, kepala sekolah atau
pimpinan suatu organisasi/perusahaan.
Memperoleh bantuan. Bantuan tersebut dapat berupa dana sponsor atau bentuk produk
bahkan jasa lainnya.
Melibatkan banyak orang dalam pelaksanaan kegiatan. Proposal biasanya dibuat
dalam rangka acara besar sehingga perlu persetujuan yang nantinya orang lain
dapat terlibat di dalamnya.
C.
STRUKTUR
Struktur adalah unsur-unsur yang terdapat dalam suatu
hal. Struktur ini tidak boleh amburadul. Dengan kata lain, struktur ini harus
urut dari awal hingga akhir. Setiap instansi kadang memiliki sistematika yang
berbeda-beda, tetapi tetap mencakup beberapa unsur pentingnya. Berikut adalah
struktur proposal kegiatan secara umum.
1. Latar Belakang
Latar belakang
adalah awal dari sebuah proposal. Pada bagian ini dijelaskan alasan
dilaksanakannya kegiatan tersebut. Bagian ini menjelaskan tentang kejadian,
keadaan, atau hal yang melatarbelakangi pentingnya dilaksanakan suatu kegiatan.
2. Rumusan Masalah
Bagian ini
memuat tentang permasalahan apa saja yang akan dibahas. Biasanya kata tanya
yang digunakan adalah “bagaimana” sehingga dapat dijelaskan secara rinci dalam
laporan kegiatan.
3. Tujuan Kegiatan
Bagian ini
memuat tujuan diadakannya kegiatan tersebut. Rumuskanlah tujuan-tujuan tersebut
berdasar rumusan masalah secara rasional dan persuasif.
4. Teknik Pelaksanaan
Bagian ini
memuat tentang hal-hal apa saja yang ada selama pelaksanaan.
5. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan
Bagian ini
berisi tentang tempat, tanggal, dan pukul berapa pelaksanaan berlangsung.
6. Sasaran Kegiatan
Bagian ini
menjelaskan tentang siapa saja yang ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan yang
akan dilangsungkan.
7. Susunan Kepanitiaan
Bagian ini
menjelaskan tentang siapa saja yang berperan dalam membantu berlangsungnya
suatu kegiatan. Apabila lebih dari satu halaman, alangkah baiknya ditulis *(terlampir)*
dan nanti disertakan pada halaman lampiran di bagian akhir. Berikut adalah
beberapa bidang yang ada dalam suatu kepanitiaan.
Penanggung jawab
Ketua pelaksana
Sekretaris
Bendahara
Sie acara
Sie perlengkapan
Sie konsumsi
Dll.
8. Program Kegiatan
Bagian ini
berisi tentang susunan acara secara dirincikan biasanya dalam bentuk tabel. Apabila
lebih dari satu halaman, alangkah baiknya ditulis *(terlampir)* dan nanti
disertakan pada halaman lampiran di bagian akhir.
9. Anggaran Dana
Bagian ini
berisi tentang rincian dana yang digunakan selama kegiatan. Jumlah pemasukan
dan pengeluaran harus sama. Apabila lebih dari satu halaman, alangkah baiknya
ditulis *(terlampir)* dan nanti disertakan pada halaman lampiran di bagian
akhir.
10.Penutup
Bagian ini
berisi tentang harapan panitia atas keberlangsungan kegiatan.
11.Halaman Pengesahan
Tanda tangan
harus urut dari jabatan yang paling bawah ke jabatan yang paling atas.
Tanda tangan landscape: Jabatan
paling bawah (dari kanan) ke jabatan paling atas (ke kiri).
Contoh:
|
Mengetahui, Kepala SMK Citra Bangsa Rere Trulala, S.Pd., M.Pd |
Pembina, Dewi Rosalina, S.Pd. |
Ketua, Ardiansyah Mahendra |
Tanda tangan potrait: Jabatan
paling bawah (dari kanan atas) ke jabatan paling atas (ke bawah).
Contoh:
|
Ketua OSIS, Kayla Dewantari |
Ketua Pelaksana, Alfian Ahmadi |
|
Menyetujui, Pembina OSIS Yanto Hariyanto, S.Pd |
|
|
Mengetahui, Rr. Roosalinda, S.Pd |
|
12.Lampiran
Bagian ini
berisi tentang bagian-bagian yang memiliki keterangan “terlampir”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar