Minggu, 03 Januari 2021

Proposal Kegiatan Kelas XI Semester Genap

 

A.     PENGERTIAN

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), proposal adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Proposal terbagi menjadi dua macam, yaitu proposal kegiatan dan proposal penelitian. Proposal kegiatan berkaitan dengan suatu kegiatan yang dibuat oleh sebuah kepanitiaan. Sedangkan, proposal penelitian berkaitan dengan bidang keilmuan yang dibuat oleh seseorang atau beberapa peneliti.

Di jenjang kali ini, yang akan menjadi fokus materi adalah proposal kegiatan. Secara umum, proposal adalah suatu usulan kegiatan atau rencana yang diterangkan dalam bentuk rancangan kerja secara terperinci dan sistematis yang akan dilaksanakan atau dikerjakan. Selain itu, proposal juga diartikan sebagai perencanaan suatu jegiatan yang disampaikan kepada pihak-pihak tertentu yang perlu mengetahui kegiatan tersebut. Jadi, makna inti dari proposal itu sendiri adalah suatu rancangan atau rencana atau usulan suatu kegiatan.

 

B.     TUJUAN

Karena berupa usulan, proposal ini dibuat sebelum kegiatan berlangsung. Tujuan dari pembuatan proposal adalah sebagai berikut.

*      Memperoleh persetujuan pihak terkait. Misalnya, kepala sekolah atau pimpinan suatu organisasi/perusahaan.

*      Memperoleh bantuan. Bantuan tersebut dapat berupa dana sponsor atau bentuk produk bahkan jasa lainnya.

*      Melibatkan banyak orang dalam pelaksanaan kegiatan. Proposal biasanya dibuat dalam rangka acara besar sehingga perlu persetujuan yang nantinya orang lain dapat terlibat di dalamnya.

 

C.      STRUKTUR

Struktur adalah unsur-unsur yang terdapat dalam suatu hal. Struktur ini tidak boleh amburadul. Dengan kata lain, struktur ini harus urut dari awal hingga akhir. Setiap instansi kadang memiliki sistematika yang berbeda-beda, tetapi tetap mencakup beberapa unsur pentingnya. Berikut adalah struktur proposal kegiatan secara umum.

1.     Latar Belakang

Latar belakang adalah awal dari sebuah proposal. Pada bagian ini dijelaskan alasan dilaksanakannya kegiatan tersebut. Bagian ini menjelaskan tentang kejadian, keadaan, atau hal yang melatarbelakangi pentingnya dilaksanakan suatu kegiatan.

2.     Rumusan Masalah

Bagian ini memuat tentang permasalahan apa saja yang akan dibahas. Biasanya kata tanya yang digunakan adalah “bagaimana” sehingga dapat dijelaskan secara rinci dalam laporan kegiatan.

3.     Tujuan Kegiatan

Bagian ini memuat tujuan diadakannya kegiatan tersebut. Rumuskanlah tujuan-tujuan tersebut berdasar rumusan masalah secara rasional dan persuasif.

4.     Teknik Pelaksanaan

Bagian ini memuat tentang hal-hal apa saja yang ada selama pelaksanaan.

5.     Lokasi dan Waktu Pelaksanaan

Bagian ini berisi tentang tempat, tanggal, dan pukul berapa pelaksanaan berlangsung.

6.     Sasaran Kegiatan

Bagian ini menjelaskan tentang siapa saja yang ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan yang akan dilangsungkan.

7.     Susunan Kepanitiaan

Bagian ini menjelaskan tentang siapa saja yang berperan dalam membantu berlangsungnya suatu kegiatan. Apabila lebih dari satu halaman, alangkah baiknya ditulis *(terlampir)* dan nanti disertakan pada halaman lampiran di bagian akhir. Berikut adalah beberapa bidang yang ada dalam suatu kepanitiaan.

*      Penanggung jawab

*      Ketua pelaksana

*      Sekretaris

*      Bendahara

*      Sie acara

*      Sie perlengkapan

*      Sie konsumsi

Dll.

8.     Program Kegiatan

Bagian ini berisi tentang susunan acara secara dirincikan biasanya dalam bentuk tabel. Apabila lebih dari satu halaman, alangkah baiknya ditulis *(terlampir)* dan nanti disertakan pada halaman lampiran di bagian akhir.

9.     Anggaran Dana

Bagian ini berisi tentang rincian dana yang digunakan selama kegiatan. Jumlah pemasukan dan pengeluaran harus sama. Apabila lebih dari satu halaman, alangkah baiknya ditulis *(terlampir)* dan nanti disertakan pada halaman lampiran di bagian akhir.

10.Penutup

Bagian ini berisi tentang harapan panitia atas keberlangsungan kegiatan.

11.Halaman Pengesahan

Tanda tangan harus urut dari jabatan yang paling bawah ke jabatan yang paling atas.

*      Tanda tangan landscape: Jabatan paling bawah (dari kanan) ke jabatan paling atas (ke kiri).

Contoh:

Mengetahui,

Kepala SMK Citra Bangsa

 

 

Rere Trulala, S.Pd., M.Pd

 

 

Pembina,

 

 

Dewi Rosalina, S.Pd.

 

Ketua,

 

 

Ardiansyah Mahendra

 

*      Tanda tangan potrait: Jabatan paling bawah (dari kanan atas) ke jabatan paling atas (ke bawah).

Contoh:

Ketua OSIS,

 

 

Kayla Dewantari

Ketua Pelaksana,

 

 

Alfian Ahmadi

Menyetujui,

Pembina OSIS

 

 

Yanto Hariyanto, S.Pd

 

Mengetahui,

 

 

Rr. Roosalinda, S.Pd

 

12.Lampiran

Bagian ini berisi tentang bagian-bagian yang memiliki keterangan “terlampir”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar