A.
BUKU FIKSI DAN NONFIKSI
Buku adalah jendela
dunia karena manusia bisa mendapatkan wawasan yang cukup luas. Buku memiliki
berbagai macam kategori. Kategori tersebut dapat berbentuk buku fiksi dan buku
nonfiksi.
1.
Buku Fiksi
Buku fiksi adalah buku
yang berisi karya sastra atau cerita tentang hal-hal bersifat khayalan, rekaan,
imajinatif, atau sesuatu yang tidak sungguh-sungguh terjadi. Buku fiksi tidak
membutuhkan pengamatan dalam pembuatannya dan seharusnya tidak perlu
dipertanggungjawabkan karena ide ceritanya berasal dari khayalan atau imajinasi
penulis. Bahasa yang digunakan biasanya berupa kiasan atau konotatif/konotasi,
artinya bukan makna yang sebenarnya. Contoh buku fiksi adalah kumpulan puisi,
dongeng, cerpen, novel, dan drama. Secara umum, sistematika buku fiksi adalah
sebagai berikut.
a.
Sampul
b.
Halaman judul
c.
Hak cipta
d.
Daftar isi
e.
Isi buku
f.
Tentang penulis
2.
Buku Nonfiksi
Buku nonfiksi adalah
buku yang menawarkan informasi-informasi pengetahuan sehingga isinya
berdasarkan pada kejadian sebenarnya. Oleh sebab itu, buku nonfiksi ini
bersifat informatif. Pembuatan buku nonfiksi membutuhkan pengamatan dan data
sehingga dapat dipertanggungjawabkan isinya sehingga buku tersebut harus
memiliki fakta-fakta.. Bahasa yang digunakan biasanya bahasa yang sesuai dengan
kaidah bahasa Indonesia dan bersifat denotatif/denotasi, artinya bermakna yang
sebenarnya. Jadi, pembaca dapat langsung memahami maksud dari isi buku yang
dibaca. Contoh buku nonfiksi adalah buku ilmiah populer, biografi, dsb. Secara
umum, sistematika buku fiksi adalah sebagai berikut.
a.
Sampul
b.
Halaman judul
c.
Hak cipta
d.
Kata pengantar
e.
Daftar isi
f.
Isi buku
g.
Glosarium
h.
Daftar pustaka
i.
Indeks
j.
Lampiran
B.
PERBEDAAN BUKU FIKSI DAN NONFIKSI
|
Aspek |
Fiksi |
Nonfiksi |
|
Penyajian |
Imajinatif
|
Faktual |
|
Sifat |
Menghibur |
Informatif
|
|
Makna |
Konotatif |
Denotatif |
|
Bahasa |
Tidak baku |
Baku |
C.
INTISARI BUKU FIKSI DAN NONFIKSI (Kelas X)
Salah satu hasil dari
membaca adalah mampu membuat intisari dari buku yang dibaca. Intisari buku
adalah bagian penting dari sebuah buku. Intisari buku dapat kita temukan dengan
cara membaca berulang-ulang sehingga memahami benar isi buku. Intisari disebut
juga dengan ikhtisar. Ciri-ciri ikhtisar adalah sebagai berikut.
1.
Tidak mempertahankan
urutan gagasan atau tidak terikat dengan struktur wacana.
2.
Bebas mengombinasikan
kata-kata asal tidak menyimpang dari inti.
3.
Tujuannya untuk
mengambil inti, berisi bagian-bagian penting dalam teks wacana.
4.
Memendekkan suatu
bacaan.
Intisari atau ikhtisar
pada dasarnya sama dengan ringkasan atau rangkuman, yakni sama-sama mengambil
bentuk kecil dari suatu karangan panjang atau buku. Merangkum dapat diartikan
sebagai suatu kegiatan mengambil pokok-pokok suatu tulisan atau pembicaraam
menjadi suatu uraian yang lebih singkat. Berikut adalah langkah-langkah merangkum.
1.
Cermati judul buku dan
pengarang
2.
Bacalah kata pengantar
dan tentukan ide pokok sesuai judul.
3.
Bacalah daftar isi
sebagai panduan isi pokok uraian buku tersebut.
4.
Cermati judul tiap-tiap
bab.
5.
Temukan pokok pikiran
atau gagasan utama di setiap bab atau bagian.
6.
Urutkan rumusan kalimat
tersebut dari bab pertama hingga akhir.
D.
RESENSI BUKU FIKSI DAN NONFIKSI (Kelas XI dan XII)
Meresensi buku adalah
suatu kegiatan penilaian terhadap sebuah karya milik orang lain. Kata resensi
berasal dari bahasa Belanda, resentie
bermakna mengulas kembali. Jadi, resensi sering disebut juga dengan
ulasan. Tujuan dari meresensi buku
adalah memberikan penilaian terhadap karya sebuah buku, lalu diulas menjadi
bahasa yang singkat dan jelas. Target utamanya adalah memberi informasi pada
pembaca terkait kekurangan dan kelebihan serta berisi rekomendasi bukku yang
memiliki nilai manfaat.
Berikut adalah manfaat
dari meresensi sebuah buku.
1. Sebagai bahan pertimbangan dan memberikan gambaran secara umum kepada
pembaca tentang suatu karya sehingga mempengaruhi mereka atas karya tersebut.
2. Mendapat uang atau imbalan serta buku-buku yang akan diresensi secara
gratis dari penerbit buku apabila karya yang diresensi dimuat di koran atau
majalah.
3. Sarana atau media promosi buku. Buku yang diresensi merupakan buku baru yang
belum pernah diresensi oleh orang lain.
Unsur-unsur yang ada dalam resensi adalah sebagai
berikut.
1.
Judul Resensi
Judul resensi bukan berarti judul buku yang
akan diresensi. Judul harus menarik sehingga pembaca berminat membacanya. Sebab
itu, judul dapat dibuat setelah resensi selesai.
2.
Identitas Buku
Identitas buku meliputi hal-hal berikut ini.
-
Judul Buku :
-
Penulis :
-
Penerbit :
-
Tahun Terbit :
-
Kota Terbit :
-
Tebal Buku :
3.
Pendahuluan
Pendahuluan berisi kesan peresensi terhadap
buku. Biasanya meliputi hal-hal berikut ini.
-
Memperkenalkan pengarang
-
Karakteristik pengarang
-
Keunikan buku
4.
Isi Resensi
Isi resensi meliputi hal-hal berikut ini.
-
Ulasan singkat isi buku
(sinopsis)
-
Keunggulan buku
-
Kelemahan buku
-
Rumusan kerangka buku
-
Tinjauan bahasa
5.
Penutup
Penutup biasanya berisi buku itu penting
untuk siapa dan mengapa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar