1. PENGERTIAN
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prosedur
adalah tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas; metode langkah demi
langkah secara pasti dalam menyelesaikan masalah. Jadi, teks prosedur adalah
teks yang menjelaskan tentang langkah-langkah atau tahapan-tahapan suatu hal.
2. TUJUAN
Tujuan dari teks prosedur adalah membantu pembaca agar
dapat melakukan suatu hal dengan tepat sesuai tahapan proses yang harus
dilakukan.
3. KARAKTERISTIK
(CIRI-CIRI)
Ciri utama teks prosedur adalah memiliki cara atau
langkah-langkah yang urutannya tidak dapat diubah.
4. PEMILIHAN
TOPIK
Teks prosedur sekurang-kurangnya memiliki tiga macam
tema.
a.
Kebiasaan
hidup, misalnya kiat hidup sehat, kiat belajar menyenangkan, dan kiat sukses
bertetangga.
b.
Aktivitas
tertentu, misalnya cara membuat bolu kukus, cara menanam jagung hibrida, dan
cara memelihara kucing.
c.
Penggunaan
alat, misalnya cara penggunaan laptop, cara menghidupkan motor bekas, dan cara
menggunakan pisau cukur.
5. STRUKTUR
(UNSUR-UNSUR)
Unsur yang penting dalam teks
prosedur adalah adanya tujuan dan langkah-langkah. Material dan simpulan kadang
tidak ditemui dalam beberapa contoh teks prosedur.
a. Tujuan
Berisi sasaran atau hasil akhir yang akan dicapai dari
suatu kegiatan. Sebagai contoh, Cara
Menggunakan Kartu ATM menjabarkan tentang pengantar (pengertian) dari ATM
dan apa saja fungsi ATM, lalu masuk pada inti cara apa yang ingin dijelaskan
secara rinci, misalnya mengambil uang dari mesin ATM.
Perhatikan contoh analisis struktur teks prosedur Cara Menggunakan Kartu ATM berikut!
Kartu ATM adalah salah satu fasilitas penting bagi
nasabah sebuah bank. Dengan kartu ATM, seorang nasabah bisa dengan mudah
melakukan transaksi penting. Transaksi penting melalui ATM, antara lain (1)
pentransferan uang antarbank, baik bank yang sama maupun berbeda; (2) penarikan
uang tunai; (3) pembayaran tagihan, misalnya listrik atau telepon; (4)
pengecekan saldo tabungan; (5) pembayaran (belanja) di kasir di tempat-tempat
tertentu; (6) pengisian pulsa telepon seluler; (7) pembayaran tiket pesawat.
Agar tujuan menggunakan ATM tercapai, ada beberapa langkah yang harus Anda
perhatikan. Berikut ini langkah-langkah yang biasa dilakuakn saat akan
mengambil uang melalui mesin ATM.
b. Material
(alat dan bahan)
Berisi tentang hal-hal apa saja agar tujuan teks prosedur
tercapai secara tepat. Alat berarti perkakas atau benda yang akan digunakan
dalam pencapaian tujuan, sedangkan bahan berarti beberapa hal atau barang yang
akan dibuat menjadi suatu benda baru dan harus dijelaskan secara rinci. Sebagai
contoh, dalam Cara Membuat Donat
material yang dibutuhkan.
-
200
cc air mineral
-
½ kg
tepung terigu
-
½
bungkus ragi instan
-
4 sdm
gula pasir
-
4 sdm
susu kental manis
-
3 sdm
mentega
-
2 sdt
garam
-
2
butir telur
c. Langkah-langkah
Berisi cara-cara yang harus ditempuh untuk mencapai
tujuan secara tepat. Cara tersebut tidak dapat diubah urutannya. Sebagai
contoh, dalam Cara Menggunakan Kartu ATM
difokuskan pada pengambilan uang melalui mesin ATM yang menjelaskan secara
rinci langkah apa saja yang harus dilakukan sehingga nasabah bisa mengambil
uang tabungannya.
Perhatikan contoh analisis struktur teks prosedur Cara Menggunakan Kartu ATM berikut!
1)
Pertama-tama,
masukkan kartu ATM di lubang yang tersedia.
2)
Pilih
bahasa dan masukan PIN.
3)
Pilih
transaksi yang diinginkan.
4)
Masukkan
jumlah uang yang akan ditarik.
5)
Ambil
uang yang akan keluar dari lubang.
6)
Jika
transaksi selesai ambil kertas tanda bukti.
7)
Jangan
lupa untuk mengambil kembali kartu ATM yang keluar dari lubang.
d. Simpulan
Bagian akhir yang berisi ringkasan dari keseluruhan teks.
Biasanya terdapat saran dari penulis.
6. ASPEK
KEBAHASAAN
a. Kalimat
Perintah (Kalimat Imperatif)
Kalimat perintah adalah kalimat yang mengandung makna
memerintah atau meminta seseorang untuk melakukan sesuatu sesuai dengan yang
diinginkan penutur atau penulisnya. Ciri-ciri kalimat perintah sebagai berikut.
-
Intonasi
pada bagian tengah kalimat naik atau meninggi.
-
Diakhiri
dengan tanda baca seru (!)
-
Kalimat
perintah menggunakan pola inversi à predikat (P)
terletak sebelum subjek (S).
Contoh:
Masukkan kartu ATM ke lubang yang tersedia.
P S
-
Menggunakan
partikel –lah atau –kan.
Contoh:
Ambillah kartu ATM Anda!
b. Kalimat
Pasif
Instruksi/panduan dapat diberikan dalam bentuk pasif
apabila berkaitan dengan proses, yakni cara sesuatu dibuat atau dilaksanakan,
bukan tentang cara membuat atau melaksanakan sesuatu. Kalimat pasif ini
biasanya digunakan untuk memberi saran atau peringatan agar tidak terjadi
kesalahan yang fatal. Kalimat ini biasa ditandai dengan penggunaan imbuhan di-, misalnya dituangkan.
Contoh:
Setelah kartu ATM dimasukkan, tunggu sampai layar meminta
pilih bahasa.
S P
c. Kriteria/Batasan
Teks prosedur harus ditulis secara rinci dan
sejelas-jelasnya terkait kriteria atau batasan yang harus ada dan dilarang
dalam proses tersebut.
Contoh:
Tanpa batasan : Masukkan
jumlah uang yang akan ditarik sesuai dengan yang Anda inginkan (kelipatan
Rp500.000,00 atau Rp100.000,00)
Dengan batasan : Anda tidak bisa
menarik uang dari ATM dengan jumlah, seperti Rp22.750,00.
d. Kata
Keterangan Cara, Alat, dan Tujuan
Kata keterangan adalah kelas kata yang memberikan
keterangan pada kata lain.
Contoh:
Keterangan alat : Dengan kartu
ATM, seorang nasabah bisa dengan mudah melakukan transaksi penting.
e. Kalimat
Saran/Larangan
Teks prosedur memandu pembaca agar selamat, aman, dan
dapat mencapai hasil maksimal sehingga diperlukan adanya saran, keharusan, dan larangan
agar tidak terjadi kesalahan yang fatal.
Contoh:
Masukkan kartu ATM, jangan
sampai terbalik, bagian sisi kiri yang harus dimasukkan terlebih dahulu.
f. Konjungsi
(Kata Hubung)
Konjungsi yang sering digunakan adalah konjungsi waktu
dan konjungsi penambahan.
Contoh:
Konjungsi waktu :
Tunggu sampai layar meminta pilih bahasa setelah
kartu ATM dimasukkan.
Konjungsi penambahan : Campurkan
gula dan tepung terigu sedikit demi
sedikit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar